Satu Bisnis, Banyak Perangkat: Mengapa Website Harus Bisa Mengikuti Pelanggan ke Mana Saja
Bayangkan Anda memiliki website yang terlihat sempurna di laptop.
Tampilan rapi.
Gambar bagus.
Menu lengkap.
Semua terlihat profesional.
Kemudian seorang pelanggan membukanya melalui smartphone.
Teks terlalu kecil.
Menu berantakan.
Tombol sulit ditekan.
Gambar terlalu besar.
Pelanggan harus memperbesar layar hanya untuk membaca informasi.
Pada akhirnya, pelanggan pergi.
Website Anda sebenarnya tidak rusak.
Tetapi pengalamannya tidak dirancang untuk perangkat yang digunakan pelanggan.
Pelanggan Tidak Selalu Duduk di Depan Laptop
Smartphone telah membuat internet menjadi sesuatu yang bisa dibawa ke mana saja.
Orang mencari informasi ketika:
Sedang menunggu.
Sedang berada di perjalanan.
Sedang berada di rumah.
Sedang berbelanja.
Bahkan ketika sedang membandingkan beberapa bisnis.
Karena itu, website bisnis harus siap digunakan dalam berbagai kondisi.
Pelanggan tidak akan memberi tahu:
"Tunggu sebentar, saya buka laptop dulu."
Mereka cukup membuka smartphone.
Dan jika website Anda sulit digunakan, mereka bisa langsung pergi.
Website Responsif Menjadi Hal yang Penting
Website responsif berarti tampilan website dapat menyesuaikan ukuran layar perangkat.
Di laptop:
Informasi dapat ditampilkan dalam beberapa kolom.
Di tablet:
Layout menyesuaikan.
Di smartphone:
Konten berubah menjadi tampilan yang lebih sederhana dan mudah dibaca.
Tujuannya bukan sekadar membuat ukuran website mengecil.
Tetapi memastikan pengalaman pengguna tetap nyaman.
Tombol yang Terlalu Kecil Bisa Menjadi Masalah
Bayangkan tombol:
"Hubungi Kami"
hanya berukuran sangat kecil.
Di laptop mungkin mudah diklik menggunakan mouse.
Tetapi di smartphone?
Pengguna harus berhati-hati agar tidak salah menekan.
Karena itu, desain mobile perlu memperhatikan ukuran tombol, jarak antar elemen, ukuran teks, dan navigasi.
Hal-hal kecil seperti ini dapat memengaruhi pengalaman pengguna.
Kecepatan Juga Mempengaruhi Pengalaman
Tidak semua pelanggan menggunakan koneksi internet yang sama.
Ada yang menggunakan Wi-Fi cepat.
Ada yang menggunakan jaringan seluler.
Ada yang berada di lokasi dengan koneksi tidak stabil.
Jika website memiliki gambar yang sangat besar dan tidak dioptimalkan, waktu pemuatan dapat menjadi lebih lama.
Pelanggan yang sudah tertarik bisa kehilangan kesabaran sebelum halaman selesai dibuka.
Karena itu, pengembangan website tidak hanya berbicara mengenai tampilan.
Kecepatan juga merupakan bagian dari pengalaman pengguna.
Website dan Aplikasi Memiliki Peran yang Berbeda
Website dapat menjadi media yang sangat baik untuk memperkenalkan bisnis.
Pelanggan baru dapat menemukannya melalui mesin pencari.
Mereka bisa melihat:
- Profil perusahaan.
- Produk.
- Layanan.
- Portofolio.
- Informasi kontak.
- Artikel.
- Lokasi.
Sedangkan aplikasi mobile dapat memberikan pengalaman yang lebih terarah bagi pengguna yang sudah sering berinteraksi dengan bisnis.
Misalnya:
- Pemesanan.
- Membership.
- Notifikasi.
- Riwayat transaksi.
- Monitoring.
- Program loyalitas.
Keduanya dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Jangan Membuat Pelanggan Mengunduh Aplikasi untuk Hal yang Sederhana
Ini juga penting.
Jika pelanggan hanya ingin melihat alamat perusahaan, memaksa mereka mengunduh aplikasi justru dapat menambah hambatan.
Untuk kebutuhan sederhana:
Website mungkin lebih praktis.
Tetapi untuk aktivitas yang dilakukan berulang:
Aplikasi mobile mungkin lebih cocok.
Jadi teknologi harus dipilih berdasarkan konteks.
Mulai dari Perjalanan Pengguna
Sebelum membuat website atau aplikasi, coba ikuti perjalanan pelanggan.
Misalnya:
Melihat iklan
?
Membuka website
?
Mencari produk
?
Membaca informasi
?
Membandingkan
?
Menghubungi bisnis
?
Melakukan pembelian
Setiap tahap memiliki kebutuhan yang berbeda.
Website harus membantu pelanggan bergerak dari satu tahap ke tahap berikutnya tanpa kebingungan.
Jangan Biarkan Tampilan Mengalahkan Fungsi
Desain yang bagus memang penting.
Tetapi desain bukan tujuan akhir.
Misalnya halaman utama memiliki animasi luar biasa.
Namun pelanggan kesulitan menemukan tombol pemesanan.
Berarti ada yang salah.
Website harus memiliki keseimbangan antara:
Estetika
Fungsi
Kecepatan
Kemudahan penggunaan
Informasi
Semua harus bekerja bersama.
Website yang Baik Membantu Bisnis Terlihat Lebih Siap
Ketika pelanggan mengunjungi website yang rapi, informasi jelas, dan navigasi mudah, mereka mendapatkan kesan bahwa bisnis tersebut memiliki proses yang terorganisir.
Website memang bukan satu-satunya faktor yang menentukan kepercayaan pelanggan.
Tetapi website dapat menjadi bagian dari kesan pertama.
Terutama ketika pelanggan belum pernah berinteraksi langsung dengan perusahaan.
Website Juga Harus Mudah Dikembangkan
Hari ini bisnis mungkin hanya membutuhkan halaman profil.
Besok membutuhkan katalog.
Kemudian membutuhkan formulir pemesanan.
Beberapa bulan kemudian membutuhkan sistem pelanggan.
Jika sejak awal website dibangun dengan struktur yang baik, pengembangan berikutnya akan lebih mudah dilakukan.
Karena itu, jangan hanya memikirkan:
"Website ini mau diisi apa?"
Tetapi juga:
"Website ini akan berkembang menjadi apa?"
Kesimpulan
Pelanggan dapat mengakses bisnis melalui berbagai perangkat.
Karena itu, website tidak seharusnya hanya terlihat bagus pada satu layar.
Website harus mampu beradaptasi dengan perangkat, kebutuhan, dan perjalanan penggunanya.
Sementara aplikasi mobile dapat menjadi pilihan ketika bisnis membutuhkan interaksi yang lebih intensif dan berulang dengan pelanggan.
Pada akhirnya, bukan tentang memiliki sebanyak mungkin teknologi.
Yang penting adalah memilih teknologi yang membuat pelanggan lebih mudah berinteraksi dengan bisnis.
Wujudkan Website dan Aplikasi yang Siap Mengikuti Perkembangan Bisnis
Ciptareka ID membantu bisnis mengembangkan website responsif, aplikasi mobile, dan sistem digital yang dirancang berdasarkan kebutuhan pengguna dan proses bisnis.
Untuk info lebih lanjut bisa hubungi kami:
WhatsApp: +62 823-76681977
Website: ciptareka.id
Instagram: @ciptareka.id